Tampilkan postingan dengan label Teori. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teori. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Agustus 2012

Belajar Menjadi Shredder

Michael Angelo Batio, salah satu shredder dengan kemampuan yang luar biasa
      Sebelumnya, apakah anda sudah tau arti dari kata "Shred" ?
Arti secara bahasa, Shred adalah irisan, sobekan, mencabik-cabik dll. Dalam dunia musik sendiri, Shred di kaitkan dengan permainan gitar yang cepat. Kemudian anda berfikir bagaimana mereka melakukan itu ? atau anda berfikir itu hanya dapat di lakukan oleh orang yang punya bakat lebih di gitar, jika anda berfikir begitu anda salah besar. Kenapa saya bilang salah besar ? karena Shred atau Shredding teknik sebenarnya di ciptakan dari beberapa bentuk melody yang mudah (dasar) yang kemudian digabungkan antara satu bentuk dengan bentuk yang lainnya.

     Adapun bentuknya dapat berupa sweeping, string skipping, atau juga dengan membolak-balikan nada antara 1- 6 nada saja, karena temponya yang cepat maka seolah-olah itu adalah permainan dewa gitar yang 'imposible' bagi anda.

     Berikut ini saya share beberapa tips tentang teknik shredding agar anda bisa melakukannya dengan mudah dan melatihnya secara teratur :
  1. Cari bentuk lik sederhana anda yang akan di aplikasikan untuk 'nge-shred'.
  2. Mainkanlah bentuk lik sederhana anda dalam beberapa root (nada awal) dari scale yang anda gunakan dan mainkanlah root tersebut pada nada rendah dan tinggi.
  3. Mulailah dari tempo yang sangat pelan.
  4. Percepat tempo dengan perlahan, yang paling penting adalah nada itu harus bersih.
  5. Jika anda sudah mulai biasa dengan pola pertama, cari pola-pola lain untuk variasi. 5 bentuk saja sudah cukup bagus tapi usahakan cari sebanyak mungkin variasi bentuk untuk lick anda.
  6. Latih terus lick-lick yang sudah anda temukan bentuknya, minimal sehari 30 menit sudah cukup.
  7. Lihat Video contoh bentuk lick sederhana yang di pakai oleh gitaris-gitaris ternama agar menambah perbendaharaan inspirasi anda untuk membuat lick yang baru.
  8. Agar lebih paham lagi, baca lagi tips ini dari nomor satu dengan perlahan dan cermatilah maksud dari beberapa tips di atas.

Selasa, 21 Agustus 2012

Tips Bermain Gitar Rhythm Rock dan Metal


Nuno Bettencourt - salah satu pemain gitar rhythm sensasional

  • Selalu gunakan pick, penggunaan pick akan mempermudah dalam mengeksplorasi beberapa teknik picking. Kebanyakan gitaris lebih menyukai menggunakan pick yang tebal (1 mm atau lebih).
Pick/Plektrum gitar
  • Tempelkan telapak tangan kanan pada senar-senar dekat bridge untuk menciptakan palm-mute. Untuk permainan rhythm Speed Metal, para gitaris rhythm harus bisa memainkan not 1/8 pada tempo 180 BPM (contoh : Metallica - Master of Puppets)
teknik Palm Mute

  • Gunakan hanya Power Chord. Penggunaan akord Sus 4, Minor 9, Aughmented dan variasi akord dari Church Mode lainnya akan memberikan kesan Blues atau Jazz pada permainan gitar rhythm yang kita mainkan.
  • Ada anggapan umum bahwa semakin banyak distorsi yang digunakan makan semakin 'heavy' pula suaranya. Ini sering kali salah, karena jika kita 'mengubur' semua mixing dengan distorsi, maka kekuatan chord akan hilang, sehingga hasil keseluruhannya kurang maksimal.
efek gitar Distorsi



  • Jangan selalu 'mengocok' keenam senar. Hampir semua bagian rhythm hanya menggunakan dua atau tiga senar bass.
  • Cobalah bereksperimen dengan penyeteman (Dropped Tuning). Banyak pemain gitar (contohnya Kurt Cobain dan Jimi Hendrix) yang menurunkan seteman menjadi lebih rendah satu semitone. band-band yang lebih 'heavy' menggunakan penyeteman yang lebih rendah lagi (menurunkan senar ke-enam, biasanya ke nada D). Korn menggunakan gitar Ibanez Universe 7 senar dan menurunkan seteman senar-7 ke nada A.
  • Tambahkan sedikit delay pada sound gitar untuk mensimulasikan double rhythm track.
efek gitar Delay
  • Pastikan mematikan setiap dawai yang tidak dimainkan. Dawai terbuka dan tidak sengaja dibunyikan bisa memporakporandakan sebuah permainan rhythm.

Rabu, 08 Agustus 2012

Tips Jam Session


     Ketika kita ber-jam session menggunakan sebuah sekuens akord saat di atas panggung, jangan melihat pada siapa pun di band itu. Jika kita membuat kontak mata dengan musisi lain, kita akan kehilangan “jarak” yang membuat penonton yakin bahwa permainanmu dituntun langsung oleh feeling kita yang seakan sudah terasah dengan sangat baik.

Jam session
     Kita juga tak boleh terlihat sedang memandangi tangan pemain gitar lain untuk mencari tahu akord apa yang sedang mereka mainkan (asumsikan saja akord itu E dan kita akan 60% benar, yang merupakan angka akurasi yang lebih tinggi ketimbang kebanyakan pemain jazz, misalnya). Kalau kita ragu – ragu, cobalah untuk menutup mata. Tapi ingatlah untuk membukanya setiap 32 bar atau lebih untul mengecek bahwa orang – orang tidak pergi karena bosan melihat permainan gitar kita .

Selasa, 07 Agustus 2012

Belajar Kunci Gitar

Salah satu buku kumpulan akord lagu


   Untuk belajar bermain gitar, kita biasanya mempelajari beberapa lagu untuk dikuasai. Lagu yang kita tidak tahu kunci/akordnya biasanya kita cari lewat internet, buku atau bertanya pada teman.

Pertanyaannya : Benarkah cara belajar gitar yang seperti ini .. ?

Untuk beberapa penilaian, cara ini dianggap benar sekaligus salah.

   Cara ini dianggap benar bila lagu yang ingin kita pelajari bisa menambah pengetahuan kita tentang kunci/akord gitar yang kita belum tahu sehingga menambah perbendaharaan pengetahuan akord gitar kita, sedangkan cara ini dianggap salah jika cara ini kita pakai hanya karena kita malas mencari tahu sendiri akord lagu yang ingin kita mainkan sehingga membuat feeling nada kita menjadi tumpul.



   Praktisnya, kalau masih bisa kita cari sendiri akord lagunya, kenapa mesti bertanya pada teman, cari di internet atau buku ..? Kalau lagu yang ingin kita mainkan memiliki kunci gitar yang belum kita tahu, barulah cara ini menjadi benar .. Hha, anyway Good luck !!

Rabu, 01 Agustus 2012

Bagaimana Cara Menjadi Gitaris Yang Berkarakter


     Sebetulnya, tidak ada tips dan trik mengenai hal ini. Industri musik adalah sama seperti industri lainnya yaitu BISNIS. Banyak sekali musisi yang tidak mengetahui akan hal ini hingga menyebabkan mereka gagal di industri keras ini. Ketika seseorang sudah berniat menjadi gitaris, mereka seolah meninggalkan semua pelajaran yang diajarkan di sekolahnya. Kebanyakan dari mereka sangat fokus ke skill dan melupakan dunia luar dan menjadi anti-sosial. Mengurung diri di kamar dan mengulik lagu selama berjam-jam itu sah saja tetapi biasanya tidak diimbangi dengan social networking sehingga ketika tiba saatnya keluar kamar dan memperlihatkan skill, mereka tidak tahu harus kemana.

Tidak bisa dipungkiri, masuk industri rekaman adalah mimpi terbesar bagi semua musisi
     Menurut saya, musisi itu harus bisa menjual diri…. ya, sell yourself, itulah yang dibutuhkan di industry ini agar orang menilai bahwa anda adalah seorang gitaris berbakat yang bisa bermain sangat cepat. Tetapi apa yang terjadi? Ketika anda sudah berada di luar kamar hasil berjam-jam mengulik lagu, anda mendapati bahwa sangat banyak sekali gitaris seperti anda, bahkan yang lebih cepat daripada anda. Apa yang akan terjadi kemudian? Anda akan tenggelam diantara sekian banyak gitaris tersebut dan jangan harap bahwa anda akan dikenal dan menonjol karena anda hanya 1 dari sekian banyak gitaris yang bermain tipikal.
Apa yang akan anda lakukan?

Saat ini, media jejaring sosial dibutuhkan sebagai bahan penilaian dan juga memperluas channel link
     Mungkin memperbanyak referensi adalah salah satu hal yang bisa dilakukan. Bukalah pikiran anda dengan berbagai macam musik di dunia ini. Cobalah melihat dari sisi musik, bukan skill. Nikmati saja musiknya, bukan image-nya, karena sekarang kita banyak sekali mendapati image musik itu lebih berpengaruh dari pada musiknya. Misalnya, anda tidak mau mendengar musik dangdut karena takut dibilang kampungan (maaf, ini hanya contoh saja). Disini, anda adalah korban dari pada kepicikan pikiran anda sendiri. Anda “melihat” musik bukan “mendengar” musik.

     Hal berikutnya yang bisa anda lakukan mungkin adalah introspeksi diri sendiri. Cobalah anda berkaca sambil bermain gitar, lalu tanya pada diri sendiri “sebetulnya, style gue nih gimana sih?”. Bisa juga dengan menulis 10 kelebihan dan 10 kekurangan anda dalam bermain gitar. Disini akan terlihat sebetulnya, tipe gitaris seperti apa anda. Apakah anda sebetulnya hebat di tapping? Apakah anda jago sweeping? Apakah anda konstan dalam rhythm?

     Dengan melihat kelebihan diri sendiri, anda akan menyadari bahwa anda adalah seseorang dengan beberapa kelebihan dan sebaiknya anda mulai semakin mendalami kelebihan ini dan tidak terlalu memikirkan kekurangan anda. Bahkan apabila mungkin, jadikan kekurangan anda ini sebagai kelebihan. Misalnya, anda ternyata sangat asyik bermain rhythm tetapi lemah dalam bermain lead. Manfaatkan rhythm anda itu menjadi kelebihan dengan memainkan beat dan tempo serta groove, lupakanlah mengisi lead gitar karena anda sucks… ya, anda payah bermain lead, jadi manfaatkanlah kelebihan rhythm anda.

     Ingat, anda adalah produk. Suatu produk harus mempunyai USP (Unique Selling Point) untuk bisa mendapat attention diantara sekian banyak produk. USP itu didapatkan dari research. Ketika anda bergaul, anda sudah melakukan research. Anda akan semakin notice kalau anda mempunyai beberapa kelebihan yang tidak dimiliki orang lain di dunia musik ini. So, lakukan research sebanyak mungkin dan akan lihat dimana anda bisa fit-in dan disitulah anda akan dikenal karena anda unik. Anda akan menjadi beda dari gitaris lain dan mempunyai karakter permainan sendiri.