Tampilkan postingan dengan label Efek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Efek. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Agustus 2012

Daftar Istilah Dalam Efek dan Ampli Gitar

  • Active
   Aktif. Memerlukan tenaga tambahan. Biasanya mengacu pada penggunaan efek Line Selector dalam rantai efek sebagai penambah energi baterai.
Efek Line Selector
  • Analogue (Analog)
   Teknologi pemrosesan efek bukan berbasis komputer yang menggunakan komponen elektronik (misalnya pedal Fuzz).
Contoh-contoh efek gitar analog
  • Attack
   Mulainya sebuah not.Contoh attack yang cepat adalah suara 'nyaring' pada awal not gitar. Slow Attack bisa diciptakan dengan menaikan volume dari nol setelah not dipetik (teknik Violin ; teknik ini bisa dimainkan dengan knob volume pada gitar atau pedal volume pada efek. Contoh : solo gitar awal dari cover lagu Canon Rock).
  • Cab
   Singkatan dari Cabinet/kabinet.
Kabinet gitar
  • Clipping
   Istilah teknis untuk distorsi. Artinya adalah keadaan yang muncul saat jumlah sinyal yang melewati sebuah input terlalu banyak.
  • Combo
   Combination Amplifier-ampli yang terdiri dari ampli gitar (Head) sekaligus kabinet speaker dalam satu wadah.
Combo
  • Digital
   Pemmrosesan sinyal berbasis komputer yang menggunakan microchip (misalnya pedal digital efek Delay).

Efek Digital
  • Dry
   Kering. Suara gitar murni yang tidak diproses, belum dikenai efek apapun. Kebalikan dari sinyal 'wet' (basah).
  • Dynamic
   Dinamik. Istilah umum yang digunakan efek gitar yang mempengaruhi perubahan volume. Misalnya efek kompresor karena efek ini mempengaruhi volume gitar.
Efek Kompresor
  • Effects Chain
   Rantai efek. Urutan yang digunakan untuk menghubungkan efek.

Contoh skema rantai efek
  • Effects Loop
   Efek loop. Cara merangkaikan efek dengan perangkat lain (biasanya ampli gitar) sehingga gitar tidak perlu dihubungkan langsung dengan efek tertentu. Kebalikan dari serries connection (koneksi seri).
  • Envelope
   Perubahan suara dalam jangka waktu tertentu ; istilah ini biasanya berkaitan dengan volume.
  • Feedback
  1. Jumlah sinyal yang disalurkan kembali ke prosesor efek. Pada Delay, feedback mengatur jumlah pengulangan ; pada Flanger, intensitas efek lah yang diatur.
  2. Nada yang terus-menerus mendengung, biasanya disebabkan oleh ampli bervolume keras yang menggerakkan senar saat pemain berada di dekatnya.

Seorang gitaris sedang mendekatkan gitarnya pada ampli untuk mendapatkan suara feedback
  • Filter
   Segala bentuk EQ (Equalizer) yang mengambil frekuensidari sinyal slinya. Umumnya, tone control gitar adalah filter pasif.
  • Head
   Ampli saja ; tidak sama dengan Combo. Yang paling terkenal biasanya diletakkan di posisi teratas tumpukan head ampli Marshall.

Head ampli
  • LFO
   Low Frequency Ocillator. Jenis sirkuit yang digunakan untuk memberikan 'getaran' pada berbagai efek, termasuk tremolo, vibrato dan filter.
Efek filter
  • Modulasi
   Arti harfiahnya adalah 'perubahan', namun dalam dunia musik kata ini digunakan untuk menunujuk pengubahan kunci, atau sebaliknya, mengacu pada perubahan titinada sebuah suara. Pedal Fitch-Shifter dan Chorus merupakan contoh efek modulasi.
Efek Pitch Shifter
  • Multi-FX
   Singkatan dari Multiple Effects. Banyak efek yang digunakan dalam satu unit, dikontrol oleh 'otak' komputer yang bisa diprogram. Lebih bertenaga dan multiguna dibandingkan susunan efek-injak.
Multi efek
  • Parameter
   Hal apapun dari efek yang bisa diubah (misalnya drive pada distorsi, time pada delay, speed pada chorus, dll). Pedal efek menyediakan knob terpisah untuk setiap parameter. Dibandingkan efek injak, umumnya prosesor rak studio dan prosesor Multi-FX lantai memberi lebih banyak akses ke parameter.
Parameter/knob efek gitar
  • Passive
   Pasif. Tidak memerlukan energi tambahan.Gitar elektrik standar merupakan contoh instrumen pasif.
  • Power Amplifier
   Tahap akhir dari ampli sebelum speaker. Volume power-amp berfungsi untuk men-drive kabinet speaker.
Power amplifier
  • Pre-Amplifier
   Tahap pertama dari ampli setelah input. Pre-amp ampli tabung sebagai contoh, sangat mempengaruhi karakter tone khas ampli.
Pre-amplifier
  • Regen
   Regenerasi. Nama lain feedback, yaitu parameter yang terlihat pada efek delay dan flanger.
  • Series Connection
   Koneksi Seri. Menghubungkan gitar langsung ke satu pedal efek lalu menyatukan semua pedal dalam satu rantai, diakhiri dengan memasukan input ke ampli gitar.
  • Stompbox
   Efek injak. Pedal berbasis lantai, biasanya diartikan sebagai satu efek dalam satu pedal. Meskipun banyak multi-FX yang sejatinya berbasis lantai, perangkat yang satu ini tidak dimasukan ke golongan efek-injak.
  • Sustain
   Lamanya sebuah nada berbunyi. Gitar berbadan kayu padatumumnya memiliki sustain lebih panjang. Kadang sustain juga digunakan untuk menyebut threshold kompresor.
  • U
   Unit (pengukuran tinggi pada efek rak). Umumnya efek gitar berbasis rak punya ketinggian satu unit (1 U).

Unit rak efek gitar
  • Wet
   Basah. Suara gitar yang telah diberi efek. Istilah 'a purely wet signal' mengacu pada suara yang sudah diproses seluruhnya--dengan kata lain, suara yang yang tidak diproses berarti tidak di-mix atau tidak dibunyikan. beberapa efek (misalnya Chorus dan Delay) memerlukan campuran antara sinyal basah dan sinyal kering. Efek lain (misalnya Distorsi) seluruhnya menggunakan sinyal basah.

Sabtu, 18 Agustus 2012

Seputar Efek Gitar

  • Apakah ada batas jumlah pedal efek yang bisa dipakai secara bersamaan ?
   Ada. Semakin banyak pedal efek yang dihubungkan, semakin tinggi juga resiko sinyal gitar menjadi buruk. Akibatnya, kualitas suara gitar yang keluar pun menurun. Susunan umum (misalnya yang mencapai enam atau tujuh pedal) akan menghasilkan sinyal yang kuat asalkan menggunakan kabel yang bagus dan sumber listrik yang dapat diandalkan. Jika betul-betul membutuhkan lebih dari 10 pedal untuk rantai efek, mungkin perlu untuk mempertimbangkan menggunakan sistem switching seperti A-B Box atau pedal pemilihan jalur untuk koleksi pedal.

Contoh rantai efek
A/B Box
  • Apa perbedaan multi-FX dan efek pedal ?
   Umumnya multi-FX lebih kuat dibandingkan efek pedal, sebab efek ini memiliki 'otak' komputer yang menyimpan tidak hanya efek-efek yang digunakan pada suatu waktu, namun juga setelan individual untuk setiap parameter. Tentu saja multi-FX merupakan pilihan yang lebih ekonomis dibandingkan harus membeli sejumlah pedal yang berbeda-beda. Meskipun demikian, beberapa pemain berpendapat pemrosesan multi-FX secara luas dapat 'merampok' karakter suara gitar itu sendiri. Sementara itu, jika menggunakan pedal individual, gitaris kemungkinan bisa menyusun pedal sesuai keinginannya unuk mencapai tujuan atau menghasilkan suara tertentu.

Multi-FX
Efek pedal yang disusun dan membentuk rantai efek

  • Bolehkah memakai dua distorsi secara bersamaan ?
   Boleh, tapi jangan harap hasil suaranya bagus. 'Menjenuhkan' suara gitar dengan gain tidak akan memberi suara gitar yang lebih 'bertenaga' atau 'berat'.
  • Mana yang lebih baik ? reverb ampli atau reverb multi-FX ?
   Biasanya versi multi-FX lah yang lebih baik, sebab biasanya versi ini berupa reverb digital yang kompleks. Ampli latihan, kalaupun memiliki reverb, biasanya menggunakan unit pegas. Untuk aplikasi umum, matikan reverb ampli dan gunakan reverb multi-FX.

Knob Reverb
  • Berapa panjang kabel konektor yang harus saya pakai ?
   Selalu gunakan kabel terpendek dan sebisa mungkin gunakan kabel dengan kualitas terbaik. Singkatnya, semakin jauh jarak tempuh sinyal gitar, semakin besar pula kemungkinan kualitasnya menurun. Kabel terpanjang biasanya diletakkan diantara gitar dan pedal-pedalmu (tergantung seberapa 'ekstrim' trik panggung). Jangan menghubungkan dua pedal dengan kabel gitar yang panjang, lebih baik gunakan 'patch connector' yang pendek.

Kabel konektor biasa
Kabel konektor yang lebih pendek, digunakan untuk menghubungkan efek dalam rantai efek
  • Kenapa pedal distorsi saya mendengung (feedback) ?
   Sebenarnya bukan itu yang terjadi, tapi pick up gitar dan ampli lah yang menciptakan dengungan dan pedal efek hanya memperkuatnya saja. Solusinya, berdirilah lebih jauh dari ampli dan jangan gunakan pick up berkualitas jelek.
  • Dimana tempat meletakan ampli saat bermain live dengan band ?
   Selalu arahkan speaker gitar ke telinga. Beberapa pemain meletakannya di lantai atau dinding kemudian mendongakkannya sementara pemain lain menggunakan dudukan khusus untuk ampli ; ada juga yang meletakannya di atas meja atau koper, bahkan di atas peti botol bir. Jangan meletakan ampli gitar combo di lantai menghadap bagian belakang lutut jika tidak mau mendengar tone gitar yang sangat penting itu 'terbekap'.

Kamis, 16 Agustus 2012

Delay


Efek delay analog
  • Sejarah
   Delay adalah echo sederhana. Artinya, suara gitar dimainkan kembali setelah suara yang pertama terdengar, bisa sekali (single repeat) maupun beberapa kali (mutiple repeat). Efek ini digunakan pada hampir setiap jenis musik gitar--terutama Rock, sejak 1950-an.

   Sebagian besar gitaris lebih menyukai delay dibandingkan reverb, sebab efek ini menambahkan ambiens tanpa mengaburkan rhythm permainan gitar.

  • Cara Kerja
   Pada tahun 1950-an, unit delay awal terdiri atas sebuah pemutar pita kaset dalam sebuah mesin perekam yang dapat merekam apa pun yang masuk ke dalamnya kemuadian memainkannya kembali setelah beberapa saat. Panjang delay dapat diubah sesuai kecpatan putar pita kasetnya diatas head perekam dan pemutar-ulang. Pada akhir tahun 1960-an dan 1970-an, unit solid-state berbasis transistor mulai dibuat, namun generasi ini digantikan oleh unit delay yang lebih panjang.

Unit solid-state delay
Parameter yang biasanya ada dalam efek delay antara lain :

- Time : Mengatur panjang waktu sebelum sinyal gitar dimainkan kembali.

- Feedback : Mengatur banyaknya sinyal yang akan melewati delay yang kemudian diulang kembali ; banyaknya pengulangan echo.

- Mix : Mengatur keseimbangan antara sinyal dry (sinyal asli) dan sinyal wet (sinyal yang terkena delay) ; mengatur seberapa jelas efek yang dihasilkan unit delay.

  • Jenis
Slapback : Delay yang amat pendek (umumnya 50-100 ms/milisekon), disetel kencang pada mix dengan sekali pengulangan. Delay ini digunakan secara luas dalam rekaman Rock n' Roll tahun 1950-an (Elvis Presley, Carl Perkins, dll). Salah satu slapback jenis kontemporer adalah doubling, yaitu delay digital pendek (biasanya 30-80 ms) yang disetel keras dengan sekali pengulangan ; kesan yang dihasilkan menyerupai dua gitar yang bermain rapat secara bersamaan . Delay ini digunakan pada tahun 1980-an oleh band metal untuk menciptakan suara yang lebih 'lebar'.

Elvis Presley
Ambient : Jenis delay dengan panjang sedang (biasanya 15-400 ms), disetel cukup lembut pada mix dengan pengulangan lebih dari sekali. walaupun efek yang dihasilkannya tidak mudah dikenali sebagai pengulangan yang terpisah, efek ini memberi tambahan pada ambiens keseluruhan suara gitar. efek ini pertama kali digunakan oleh band The Shadows mulai dari tahun 1960-an ke atas.

Rhythmic : Delay dengan panjang sedang (biasanya 200-1000 ms), disetel cukup kencang pada mix dengan satu pengulangan kencang dan kadang kala beberapa pengulangan yang lebih lembut. Delay ini selalu berhubungan dengan tempo lagu yang sedang dimainkan dan biasanya disetel agar suaranya berulang sebagai nada seperenam belas, seperdelapan atau seperempat. Pemakai delay ini yang terkenal adalah The Edge (U2) pada album Boy, 1980.

The Edge (U2)
Multi-tap : Meskipun istilah 'multi-tap delay' baru menjadi istilah umum pada era 1980-an, sebenarnya mesin echo berbasis pita kaset zaman dulu sudah mampu menciptakan echo ganda dengan kecepatan berbeda-beda (inilah alasan musik The Shadows sulit ditiru dengan pedal delay sederhana). Satu variasi yang diterapkan dalam konsep ini yaitu memanfaatkan sebuah delay stereo yang sinyal kiri dan kanannya saling memasuki, menciptakan efek berpentalan yang dikenal sebagai delay 'ping-pong'.


The Shadows

Canon : Delay panjang (biasanya 800-5000 ms) yang menciptakan satu bagian musikal tambahan (biasanya satu, dua atau empat birama sesudahnya). Delay canon memungkinkan pemain gitar memainkan duet sendirian. Walaupun jarang dipakai (karena pemakaiannya terkesan sebagai pamer keahlian), delay ini pernah muncul dalam rekaman solo gitar Brian May yang panjang dalam lagu Queen, Brighton Rock pada tahun 1974.

Brian May

Rabu, 15 Agustus 2012

Distorsi

   Saat sinyal gitar terlalu keras untuk ampli yang terhubung dengannya, distorsi (clipping) dapat terjadi. Banyak persilangan untuk istilah 'distorsi', 'fuzz' dan 'overdrive'. Distorsi umumnya digunakan untuk menyebut clippng yang terjadi pada pedal dan ampli solid-state (tanpa tabung). Overdrive merujuk pada karakter suara pedal dan ampli berbasis tabung. Fuzz adalah bentuk ekstrem dari distorsi yang dihasilkan oleh pedal fuzz yang sengaja dibuat seperti itu.
Efek Distorsi
Efek Overdrive
Efek Fuzz
  • Cara Kerja Distorsi
   Karena sinyal input gitar sengaja disetel terlalu tinggi, rantai sirkuit tidak bisa menciptakan kembali suara gitar secara akurat. Akibaynya, sinyal gitar pun terdistorsi. Cara komponen efek memproses sinyal gitar mempengaruhi jenis distorsinya. Oleh karena itu, muncullah berbagai distorsi soal keunggulan relatif dari pedal dan ampli tabung.

Ampli gitar yang dilengkapi distorsi




   Distorsi bisa mengubah karakter gitar secara radikal, sebab efek ini mengubah keseimbangan frekuensi sinyal dengan cara menaikkan level harmonik yang lebih tinggi. pada distorsi dengan tingkat lebih tinggi, sinyal gitar mengalami kompresi sehingga sustain naik sementara dinamika permainan gitar berkurang. Salah satu alasan mengapa banyak pemain rock dan blues lebih menyukai distorsi tabung adalah karena distorsi ini menciptakan harmonik yang secara musikal berhubungan dengan nada yang sedang dimainkan. Sementara itu, sirkuit solid-state umumnya mendorong hamonik jauh ke atas cakupannya sehingga distorsi yang dihasilkan kurang maksimal.


Parameter yang biasanya ada pada distorsi adalah :

Gain/Drive/Overdrive/Fuzz : Mengatur jumlah distorsi yang sedang diaplikasikan dan juga untuk mempengaruhi volume.

Output/Mix/Level : Volume pedal secara keseluruhan.

Tone : Untuk mengatur tone.

  • Tips Distorsi
- Sebagai permulaan, pastikan kenob volume dan tone gitar disetel maksimum.
- Mulai setel gain pada nol, kemudian perlahan naikkansampai ke derajat fuzz.
- Kesalahan klasik dalam distorsi adalah gain diputar terlalu tinggi. Ini karena anggapan yang salah, yaitu peraturan ini dapat memberi 'kekuatan lebih untuk nge-Rock'. yang sesungguhnya terjadi adalah jarak cakupan dinamika gitar akan 'dirampok' dan kejelasan permainan gitar pun menurun.
- Jangan berdiri terlalu dekat dengan ampli jika tidak mau menghasilkan feedback mikrofonis atau dengungan pick up/sumber listrik.
- Selalu gunakan kabel berkualitas terbaik. Distorsi dengan kabel murahan akan menghasilkan suara mendedas dan letupan.
- Selalu tempatkan distorsi di awal rantai efek.
- Matikan semua senar terbuka yang tidak dipakai agar tidak mengganggu suara distorsi.

Selasa, 07 Agustus 2012

Line 6 POD 2.0 (Amp Simulator)


     POD bukan produk baru, benda merah yang bentuknya seperti apel ini sudah terkenal dimana mana, tentu saja karena sound yahud yang dihasilkannya. POD adalah produk keluaran Line6, sebagai processor signal untuk instrumen gitar. Peran utamanya sebagai PreAmp, bisa dibilang sangat baik sekali. Apalagi kelebihan utamanya adalah Amp Simulator, yang bisa mensimulasikan amplifier amplifier kelas dunia seperti Mesa Boogie, Fender, Marshall, Vox, Dan banyak lagi, dengan total sampai 32 buah amplifier. Dan POD menyediakan sebanyak 9×4 Channel, yang dapat digunakan untuk menyimpan sound.

Distorsion / Overdrive
      Untuk perihal distorsion / Overdrive, tidak perlu ditanya lagi, POD ini adalah amp simulator dengan distorsi yang sangat baik, apalagi mengingat produk ini adalah digital, tapi menghasilkan suara yang setebal dan sehangat analog! Anda bagaikan benar benar mempunyai sederetan amplifier kelas dunia hanya dalam satu box merah itu, dari overdrive bluesy fender amp, ke Crunch Marshall Plexi, Sampai Distorsi nan gagah Mesa Boogie Dual Rectifier.


Effect & Cabinet Simulator
      POD juga menyediakan efek efek gitar internal sebagai penyedap sound, seperti Delay, Reverb, Chorus, Flanger, Compressor, Swell, dan sebagainya, sebanyak 16 buah. Selain itu juga ada fasilitas cabinet simulator, yang dapat diaktifkan jika menggunakan POD secara direct (langsung mixer, atau rekaman). Fasilitas cabinet simulator ini membuat sound yang dihasilkan benar benar menyerupai jika anda memakai sistem todong pada cabinet.


Line 6 POD 2.0
Control
      POD sangat user friendly, dengan knob control seminimal mungkin, membuat anda akan sangat mudah untuk mengatur atau mengubah sound yang diinginkan. Knob yang ada antara lain:
Level (mengatur volume total output POD)
Drive (mengatur banyaknya drive)
Bass, Middle, Treble (Equalizer pada umumnya, seperti yang ada pada amplifier)
Channel Volume (mengatur volume tiap channel)
Reverb (mengatur banyaknya reverb)
Effect Tweak (mengatur besarnya level efek yang digunakan)
Amp Models (memilih jenis amplifier yang akan digunakan)
Effect (memilih jenis efek yang akan digunakan)


Fasilitas Lain      
     POD juga menyertakan Tuner built in, Noise Gate untuk mereduksi noise hingga nol persen, MIDI plugin, Stereo Output, dan Foot Controller (dibeli terpisah).

Keseluruhan
      Secara Keseluruhan, POD line6 version 2.0 sangat baik dalam menghasilkan sound, benar benar seperti analog, dan tetap low noise layaknya teknologi digital. Terlebih lagi ukurannya yang kecil dan enteng, membuat kita serasa membawa 32 ampli dalam 1 tas kecil. Soal harga memang tidak terlalu bikin geleng geleng kepala (List Rp.3.600.000.-), tapi mengingat POD ini mempunyai foot controller yang dibeli secara terpisah, anda harus mengeluarkan uang extra untuk mendapatkan foot controllernya, yang harganya tidak murah menurut saya (List Rp.3.500.000.-). Apabila anda tidak membeli foot controller ini, akan cukup sulit dalam keadaan dimana anda manggung live on stage, dan anda harus dengan cepat mengganti setting sound. Untuk alternatif lain pengganti foot controller yang ditawarkan line6, anda dapat menggunakan MIDI controller, yang harganya mungkin lebih murah.


Kamis, 02 Agustus 2012

Efek Gitar


Efek Dinamik
Efek yang mempengaruhi volume gitar dalam jangka waktu tertentu.
Cakupan : Kompresi, Noise Gate, Envelope Shaping, Tremolo.

Efek gitar Kompresi
Efek Distorsi
Efek yang mengubah suara gitar secara radikal ( umumnya suara gitar menjadi bersustaine panjang ).
Cakupan : Overdrive, Distorsi, Fuzz.
Efek gitar Distorsi

EQ dan efek Filter
Efek yang memberikan ‘tone’ khas pada gitar yang terdiri atas keseimbangan frekuensi tertentu, dari basstreble. Efek EQ dan Filter mengubah frekuensi ini untuk membentuk ulang kualitas tonal suara gitar. sampai
Cakupan : Wah-Wah, Equaliser Grafik, Equaliser Parametrik, Efek Dynamik Filter, Tone Control, Talkbox.
Efek gitar Wah Wah
 

Efek Modulasi
Efek yang mengubah titinada gitar.
Cakupan : Chorus, Phaser, Flanger, Ring Modulator, Octaver, Pitch Shift, Harmoniser, Doubling.

Efek gitar Chorus

Efek Waktu
Efek yang bisa memutar ulang sinyal asli setelah berbunyi.
Cakupan : Delay, Reverb.

Efek gitar Delay