Jumat, 30 November 2012

Nasehat David Ellefson Soal Promotor Konser


     Dari semua pekerjaan dalam bisnis musik, menjadi promotor konser merupakan pekerjaan yang terberat. Mempromosikan konser harus mempertaruhkan uang banyak dengan margin keuntungan yang bisa sangat kecil, apalagi kalau yang dipromosikan adalah artis baru.

     Promotor konser adalah pemain utama dalam bisnis konser musik. Ada bermacam-macam jenis prpmotor, mulai dari promotor yang memesan artis untuk main di klab malam lokal sampai mereka yang menguasai panggung konser di arena dan stadion-stadion. Ada beberapa promotor luar biasa yang melakukan tugas memesan, mengiklankan, dan mengurus semua detail untuk konser dengan sangat baik. Tapi juga ada promotor brengsek yang  hanya bermain-main dan meraup uang sebanyak mereka bisa. Dengan orang-orang seperti ini, penjualan tiket mungkin sangat sedikit karena kurang iklan atau keamanan yang payah mempersulit kru tur dan juga menempatkan penonton dalam situasi yang kurang aman atau artisnya dapat saja disuruh membayar pengeluaran misterius yang tidak diberitahukan sebelumnya. Untuk alasan-alasan ini, saya bersyukur saya selalu mendapat promotor yang benar-benar tahu apa tugasnya dan bekerja keras untuk memastikan konser kami berjalan lancar.


      Booking Agent-mu harus mengurus segala hal yang berhubungan dengan konser, dan dia harus mengurus segala hal yang berhubungan dengan konser, dan dia juga harus tahu bagaimana memilih promotor yang baik. Kalau kamu tidak punya agen, ada beberapa hal penting yang harus dibereskan sebelum berangkat tur. Hal pertama yang terpenting adalah selalu menandatangani kontrak yang menyatakan perjanjian dan kondisi yang jelas dari setiap penampilan. Ini termasuk tanggal pertunjukkan, nama dan alamat tempat konser, lama pertunjukkan, apa saja yang harus ditampilkan, dan yang terpenting adalah jaminan keuangan. Perjanjian pembayaran yang standar adalah promotormu harus membayar 50 % sebagai uang muka konsermu ; sisanya akan dibayarkan pada hari pertunjukan, setelah konser.

     Mungkin perlu juga untuk memperinci detail produksi, misalnya tata suara dan tata lampu yang diinginkan, ada atau tidaknya ruang ganti, apakah peralatan akan diantar tepat waktu, peraturan-praturan yang berlaku di tempat konser akan diadakan dan peraturan-peraturan lain apa pun yang mungkin berlaku. Rider atau daftar permintaan bisa disertakan pada kontrak. Perjanjian ini berisi permintaan artis, misalnya makanan, minuman, handuk, dan sebagainya.

     Dalam kondisi apa pun, semuanya bisa berjalan dengan lebih efisien bila konser ditangani oleh promotor konser yang baik.

David Ellefson

(sumber : Making Music Your Business, David Ellefson)

0 komentar:

Posting Komentar